Thursday, February 5, 2009

Superb Wednesday

Hari ini ada tiga kejadian aneh yang terjadi ama gue. Pertama, pas lagi iseng reply to all email power point lucu dari temen, dapet balasan yang ngga biasa dari recipients-nya. Actually, gue cuman kenal 1 orang aja dari 6 recipients yang ada, namanya Diny. Jadi wajar dong, kalau gue memperkenalkan diri ke yang lainnya. Kebetulan email yang gue reply adalah dari seseorang dengan inisial I, jadi aja kesannya gue hanya memperkenalkan diri ke dia. And the next was....temen-temennya ngompor-ngomporin gue ama Nona I untuk blind date lah, tukeran no HP lah, and you know lah apa maksudnya. Diny malah lebih frontal lagi, dia reply to all no HP gue ama Nona I ini ke 6 orang recipients. My natural reaction was surprissed aja gitu...bingung mesti merespon apa, dan bagaimana... Is this signal from you Lord or else ? There is something that i cannot share here, nevertheless i was in the game that Nona I's friends set up, and i chose to accept that challenge... Hahaha, everything moved so fast and ended with me sending private email only to Nona I. This one called for (pre)love thing.
Kedua masih di hari yang sama, udah lama gue ingin punya usaha sendiri, tiba-tiba Mas Edy, senior di Kampus dan pas di Kalbe, sms mengajak bertemu untuk membicarakan business plan tentang sesuatu. Awalnya gue yang sms Mas Edy duluan untuk menanyakan no HP seorang rekan bernama Mas Gege yang telah terhapus dari phone book gue. Niatnya adalah untuk melakukan sedikit penyelidikan perihal identitas Nona I (serasa di Bourne Trilogy gue :), karena Mas Gege tahu no HP teman cowok yang satu kampus dengan Nona I (man's brotherhood). Naga-naganya gue udah bikin janji ketemuan dengan Mas Edy untuk merintis perwujudan mimpi gue ini. This was about career.
Ketiga, malamnya gue ke Ambassador buat mengambil HP gue yang diservice di sana (baca postingan gue sebelumnya berjudul "Do We Ever Had Anything"). HP tersebut sebelumnya sudah dinyatakan "wafat" ama service center resmi Sony Ericsson, dan ternyata bisa dibangkitkan kembali dari kematian oleh Mas-mas service HP di Ambassador. Gue cukup bayar Rp.350.000 perak doang, padahal orang SE bilang kalaupun mau diganti IC Powernya butuh 3 juta itupun belum pasti ada stocknya. Kayaknya orang Ambas pakai sistem "kanibalisme" buat membetulkan HP gue, maksudnya dia pakai IC Power HP lain yang mirip-mirip G-900 punya gue, lalu dicoba dipasang di HP gue, dan hasilnya wooke man! Wuihh...Allah works in such a mysterious way! This refered to Life and After life after all.
Dolores gue setuju ama lo..." Oh my life...is changing everyday, every possible way.." (Dreams by the Cranberries).

No comments:

Post a Comment