Thursday, February 12, 2009

Short Bio

Gue cowok tulen, putra daerah (cyaah ngaku-ngaku..) Cirebon, menghabiskan LT3S (Lahir, TK, SD, SMP, SMA) semuanya di Cirebon. Keluarga bokap ama nyokap tergolong keluarga besar karena sodara-sodara bertebaran di mana-mana. Hal yang gue inget tentang masa TK gue adalah 3 nama : Ririn, Aditya, Yogi. Dua nama pertama adalah kakak beradik (dua-duanya cewek) temen main waktu gue umur 3-4 tahunan di Jalan Kusnan, sedangkan Yogi adalah temen TK yang tergolong jenius (waktu TK dia udah pinter baca puisi, dll, ketika anak-anak lainnya masih bingung bikin mainan dari malam/sejenis lilin). Gue ama Yogi masih keep intouch sampai sekarang, kita 1 SMA bareng, dan baru aja dia lulus jadi dokter di FK Unibraw. Sedangkan Ririn dan Aditya, gue ngga tahu rimbanya (If you, Aditya/Ririn, read this please contact me by sending a comment here).
Waktu gue naik kelas SMP ke SMA, hampir setengah murid baru SMANSA Cirebon adalah lulusan SPENSA Cirebon (SMP gue), jadi gue ketemu 6L (lu-lu lagi, lu-lu lagi). The sweetest thing about high school adalah my first girlfriend ever, Citra, yang sekarang udah mau married ama orang lain (gossip mode on). Sukses ya Cit !
Lanjut kuliah, gue sempet 1 minggu lebih 1 hari jadi mahasiswa NHI Bandung (atau STPB). Setelah cuman ngerasain dikerjain pas ospeknya doang, gue cabut ke Farmasi Unpad karena lulus SPMB. Di Jatinangor (Padepokannya Fakultas-fakultas science se-Unpad), gue bertahan selama 5,5 tahun sampai lulus jadi Apoteker. Jatinangor membawa semilyar kenangan yang ngga akan gue lupain. Banyak banget hal terjadi di era ini, dari mulai kegokilan anak-anak kosan Pondok Geulis dengan penghuni tetapnya (gue, feby, Azmi, Isa, Budi, Irwan, Rizal Ngemeng, Intan, Icha, Putri) dan kebiasaan ngeliwet di daun pisang lalu makan rame-rame (one of the greatest moment of my life); putus-nyambung-putusnya gue ama Citra; karir politik intra kampus gue; kasus gue yang bikin nangis 2 dosen di jurusan (maaf ya Bu ******); ikut demo di depan kampus DU dan Gedung Sate; orasi di depan gerbang Unpad; cari dana kegiatan BPM Unpad ke Jakarta ama Rio, Barry, Gilang lalu pulang ke Bandung ama Barry naik Prima Jasa dari Cawang sambil bawa 3 juta di tas (karena penuh, duduk di bagian paling belakang bus yang aslinya tempat AC); Gue bertemu orang-orang hebat macam Kang Ardy, Mas Welly, Rena, Widya (my role models); hampir ngga lanjut Apotekernya gue (untung berkat dukungan Mba Noorhayu "Yeni" gue bisa meyakinkan keluarga untuk lanjut kuliah Apoteker); ketemu 2 sahabat gue yang paling baik dan bisa menerima keanehan serta kelebay-an gue, Yenbow dan Vanie (Dear, you two are the best); gosip abadi gue ama Vanie; ketemu soulmate dan bikin trio Baka-san (gue, Azmi, Isa); ketemu sahabat yang baiknya ngga ketulungan dan sering banget gue minta tolong dianter kemana-mana, Muhammad Yusuf alias Ucup; dll. Dunia kerja pun menjelang, part 1 gue masuk Kalbe Farma di Cikarang selama 6 bulan, part 2 gue masuk Pfizer sampai sekarang. Ada satu nama yang ngga gue sebut di sini...She who cannot be named, You-Know-Who,...yang telah mewarnai hidup gue tanpa dia sadari. Ngga kerasa sekarang gue udah mau berumur seperempat abad, banyak yang udah gue lakuin, baik salah maupun benar. Dan banyak juga yang belum gue capai.... Tengkiuuu buat temen-temen gue yang udah bisa merubah gue yang waktu kecil cuman punya 2 teman (Ririn&Aditya), sampai sekarang jadi orang yang berisik dan ngga bisa diem dan punya hobi berteman ama siapa aja...

Saturday, February 7, 2009

Ambassador..Surga DVD

Hari ini dimulai dengan hujan di pagi hari, pergi ketemuan Mas Edy di Arion, ngga jadi ketemuan seseorang di Sky Dining, lalu lanjut ke Ambassador untuk service HP dan shopping DVD. Gileee ada bule lagi hunting dvd cuy! Pas gue lagi milih dan lagi megang Slam Dog Millionare, Bule Chinese Singapore di sebelah gue nanya..bagus ngga tuh film, gambarnya gimana, etc. Bahasanya Inggris dengan aksen malay dan chinese yang kental, jadi ngga jelas intonasinya... Dia cuman nunjukkin jarinya sambil ngomong..good haa good haa? Iki opo maksude, padahal gue udah bilang resensi filmnya...Ohh..Maksudnya dia nanya gambare piye mas ? Gue bisa ngerti dari kata-kata dia yang samar tentang "picture"...ngga jelas gitu ngomongnya.. Ngga panjang lebar gue bilang "very good mister !!"... Kocak cuy, ternyata bukan dia doang bule yang belanja DVD. Gue spotting ada 2 orang bule eropa or Amerika yang lagi hunting juga. Ternyata penikmat barang bajakan di Ambassador bukan hanya orang Indo, orang londo juga doyan cuy. Jangan-jangan di Mangga dua lama-lama bakal penuh bule yang nyari Luis Vuitton KW 1, hahahaha....

Anyhow, misi gue hunting dvd lumayan sukses..Akhirnya gue bisa dapetin Jerry Maguire... Tinggal dicek, nyala ngga di desktop gue...Ahhh...Ambas lo emang surganya DVD..Cheers.

Thursday, February 5, 2009

Superb Wednesday

Hari ini ada tiga kejadian aneh yang terjadi ama gue. Pertama, pas lagi iseng reply to all email power point lucu dari temen, dapet balasan yang ngga biasa dari recipients-nya. Actually, gue cuman kenal 1 orang aja dari 6 recipients yang ada, namanya Diny. Jadi wajar dong, kalau gue memperkenalkan diri ke yang lainnya. Kebetulan email yang gue reply adalah dari seseorang dengan inisial I, jadi aja kesannya gue hanya memperkenalkan diri ke dia. And the next was....temen-temennya ngompor-ngomporin gue ama Nona I untuk blind date lah, tukeran no HP lah, and you know lah apa maksudnya. Diny malah lebih frontal lagi, dia reply to all no HP gue ama Nona I ini ke 6 orang recipients. My natural reaction was surprissed aja gitu...bingung mesti merespon apa, dan bagaimana... Is this signal from you Lord or else ? There is something that i cannot share here, nevertheless i was in the game that Nona I's friends set up, and i chose to accept that challenge... Hahaha, everything moved so fast and ended with me sending private email only to Nona I. This one called for (pre)love thing.
Kedua masih di hari yang sama, udah lama gue ingin punya usaha sendiri, tiba-tiba Mas Edy, senior di Kampus dan pas di Kalbe, sms mengajak bertemu untuk membicarakan business plan tentang sesuatu. Awalnya gue yang sms Mas Edy duluan untuk menanyakan no HP seorang rekan bernama Mas Gege yang telah terhapus dari phone book gue. Niatnya adalah untuk melakukan sedikit penyelidikan perihal identitas Nona I (serasa di Bourne Trilogy gue :), karena Mas Gege tahu no HP teman cowok yang satu kampus dengan Nona I (man's brotherhood). Naga-naganya gue udah bikin janji ketemuan dengan Mas Edy untuk merintis perwujudan mimpi gue ini. This was about career.
Ketiga, malamnya gue ke Ambassador buat mengambil HP gue yang diservice di sana (baca postingan gue sebelumnya berjudul "Do We Ever Had Anything"). HP tersebut sebelumnya sudah dinyatakan "wafat" ama service center resmi Sony Ericsson, dan ternyata bisa dibangkitkan kembali dari kematian oleh Mas-mas service HP di Ambassador. Gue cukup bayar Rp.350.000 perak doang, padahal orang SE bilang kalaupun mau diganti IC Powernya butuh 3 juta itupun belum pasti ada stocknya. Kayaknya orang Ambas pakai sistem "kanibalisme" buat membetulkan HP gue, maksudnya dia pakai IC Power HP lain yang mirip-mirip G-900 punya gue, lalu dicoba dipasang di HP gue, dan hasilnya wooke man! Wuihh...Allah works in such a mysterious way! This refered to Life and After life after all.
Dolores gue setuju ama lo..." Oh my life...is changing everyday, every possible way.." (Dreams by the Cranberries).

Ciao Legal, Benvenuto Corporate Affairs...

Setelah 1 bulan berkutat dengan SOP, KUH Perdata, Buku Kontrak, Seri Undang-Undang HAKI di Indonesia dan hal lainnya yang berbau hukum, akhirnya gua selesai melaksanakan first chapter di legal division. I was having such a nice time here especially when having discussion with Ms. Dyah. Baik banget dah Mba Dyah, ngga pelit bagi-bagi ilmunya as lawyer. Selama di legal gua bisa komunikasi lebih mudah ama sobat gue yang bawel dan semok, Mpok Evi, secara ruangannya di sebelah ruangan MTers. Hal yang menarik ketika gua diexpose mengenai prenaptial agreement alias perjanjian pra nikah, yang menurut Mba Dyah menjadi sebuah kebutuhan kalau gua mau jadi pengusaha. Dengan agreement ini, dilakukan pemisahan harta suami dan istri, so that kalau ada apa-apa dengan sang suami yang udah jadi pengusaha (misal pailit usahanya), maka aset keluarga tersebut ngga akan disita semuanya oleh pengadilan. Menarik juga... Passion gua memang ingin punya usaha mandiri someday, terus terjun ke politik untuk memperjuangkan kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, rakyat Indonesia. Ngga usahlah jadi politikus kalau belum kaya... Being politician itu bukan untuk cari duit bung!
Tapi kayaknya gua ngga akan bikin prenap deh ama calon istri gua entar...atau mungkin gua butuh legal advice lebih mendalam dari lawyer whether or not bikin prenap by the time pernikahan tersebut sudah menjelang.
Februari, gua dan temen-temen seperjoeangan di MT moved to Corporate Affairs Division. Setelah dapat intro mengenai job desc divisi ini, gua baru ngeh kalau dulu gua pernah interview di P&G untuk posisi yang serupa dengan nama external relation officer. Waktu itu gua udah sampai tahap akhir, interview ama BoD, tapi belom rejeki jadi gagal. Baru 4 hari di sini, kok gua ngerasa enjoy banget ya kerja jadi seorang Public relation .... Apakah ini posisi yang gua benar-benar inginkan ? Yang gua rasa sih iya, makanya sempet flash back ke masa-masa P&G tadi dan berharap waktu itu bisa lolos....
There's still long and winding road ahead...so it's a long way to go, i think i will keep walking and continue my pursuit of happyness.